Bab 33

1220 Words

Keesokan paginya, udara masih terasa lembab bekas hujan semalam. Elmira sedang di dapur menyiapkan sarapan ketika suara ketukan pintu terdengar. Awalnya ia mengira itu kurir paket, tapi ketika ia membuka pintu, yang berdiri di depan rumah bukanlah petugas berseragam—melainkan seorang wanita yang wajahnya asing, namun tatapannya menusuk. “Elmira, ya?” suaranya tenang, tapi ada nada menghina di baliknya. Elmira ragu menjawab. “Iya. Anda siapa?” Wanita itu tersenyum miring. “Nama saya Amanda. Dulu saya… cukup dekat dengan Malik.” Kalimat itu membuat perut Elmira terasa seperti diikat. “Kalau ada urusan dengan Malik, silakan hubungi dia langsung.” Amanda tidak bergeming. “Oh, aku akan melakukannya. Tapi aku pikir, kamu pantas tahu dulu… bahwa Delphine bukan satu-satunya orang yang menyimp

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD