Part 100

1961 Words

Nayla turun dari mobil, lalu berjalan meninggalkan Arman yang berusaha menyamakan langkah dengannya. Nayla berhenti saat Arman tepat disampingnya. “Mas … Tolong kamu jangan ikut! Aku tidak mau orang lain tahu dengan status pernikahan kita! Aku nggak enak, Mas! Ini terlalu cepat!” protes Nayla mengiba. “Jangan perdulikan mereka, Nay! Kita yang tahu hidup kita! lagi pula bukan kah kita menikah untuk menghindari perbuatan dosa? Lalu kenapa harus malu?” “Ck!” Nayla cemberut, kesal dengan Arman yang tidak perduli perasaannya. “Kamu sudah janji, kan, untuk merahasiakan pernikahan kita dari public selama setahun ini?” Arman menatap Nayla lekat. Entah apa yang dipikirkan wanita di depannya itu? Pernikahan mereka bukan aib! “Baiklah, aku tidak akan memperkenalkan diri sebagai suami kamu, kala

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD