Eps. 20 Revisi Kecil

1324 Words

Kamar Karan pagi ini seperti markas operasi waktu. Di meja dekat tempat tidurnya, tertata rapi enam buah jam weker dengan berbagai bentuk dan ukuran, semuanya diatur untuk berbunyi bersamaan pukul tujuh pagi. Dia benar-benar trauma akan keterlambatan memalukan kemarin. KRIIING! KRIIING! BRRRING! BEEP! BEEP! BEEP! Enam weker itu meledakkan suaranya secara serentak di keheningan pagi. Bunyinya begitu nyaring, menggema, dan kacau seperti suara bom atau alarm kebakaran hingga hampir mengguncang dinding. Karan langsung membuka kedua matanya lebar-lebar. Kali ini, tidak ada rasa mengantuk yang tersisa, hanya adrenalin murni. Dia tidak mencoba memukul atau melempar weker seperti kemarin. Dia segera melompat turun dari ranjang, kakinya langsung menapak lantai dingin. “Ya! Beruntung aku nggak t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD