BAB 27

1294 Words

“Apa-apaan ini? Siapa kamu lancang sekali mengacau di dapur ini?!” “Astaghfirullahaladzim!” Spatula yang sedang kupegang untuk mencicipi sapo tahu nyaris saja melayang bebas karena aku terkejut bukan main. Pekikan keras itu berasal dari pintu dapur yang langsung menghadap ke arah halaman samping. Sungguh, aku benar-benar nyaris terkena serangan jantung saat melihat sosok perempuan yang berdiri di sana. Dari perawakannya, aku taksir dia berusia sekitar empat tahun lebih muda dariku. Masalahnya, dia berdiri di sana lengkap dengan masker wajah putih tebal yang masih basah, membuatnya terlihat seperti hantu di siang bolong. “Siapa kamu?!” Belum sempat aku menguasai keterkejutanku, dia mulai melangkah menghampiriku. Suara langkahnya yang gedebak-gedebuk tidak sabar menunjukkan betapa marahn

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD