Pengantin Sang Raja yang Sudah MatiDiperbarui pada Oct 15, 2026, 13:46
Di Kerajaan Elarion, setiap pengantin yang memasuki Istana Kematian akan menghilang sebelum matahari terbit.Tidak ada jenazah. Tidak ada saksi. Hanya gaun pengantin yang tertinggal di depan pintu kamar sang raja.Elara Veyne tidak pernah percaya pada kutukan, sampai adik perempuannya terpilih menjadi pengantin berikutnya.Demi menyelamatkan satu-satunya keluarga yang tersisa, Elara menggantikan posisi adiknya dan memasuki istana yang konon dihuni oleh seorang raja mati.Namun, pada malam pertama pernikahan mereka, pria yang muncul di hadapannya bukanlah mayat, melainkan seorang raja berwajah rupawan dengan tatapan sedingin musim dingin.Kael Arvand.Pria yang seharusnya telah meninggal seratus tahun lalu.Kael memberinya tiga aturan: jangan membuka pintu kamar di ujung lorong, jangan menjawab suara yang memanggil namanya setelah tengah malam, dan jangan pernah bertanya bagaimana sang raja bisa mengetahui masa lalunya.Elara melanggar aturan pertama pada malam ketujuh.Di balik pintu itu, ia menemukan puluhan gaun pengantin, sebuah cermin retak, dan tulisan yang membuat darahnya membeku.AKU SUDAH MEMBUNUHMU SEBELAS KALI. MENGAPA KAU SELALU KEMBALI?Tulisan itu menggunakan tulisan tangannya sendiri.Sejak malam tersebut, Elara mulai mengalami mimpi tentang kehidupan yang tidak pernah ia jalani. Dalam mimpi itu, ia adalah seorang ratu yang mencintai Kael, seorang penyihir yang menghancurkan kerajaan, sekaligus perempuan yang menancapkan belati ke jantung pria yang kini menyebutnya istri.Sementara itu, Kael semakin sulit dibedakan antara pelindung dan penjahat. Ia menyelamatkan Elara dari makhluk-makhluk yang hidup di balik bayangan, tetapi setiap kali Elara hampir mengingat masa lalunya, sang raja selalu menciumnya seolah ingin membungkam sesuatu yang lebih berbahaya daripada kebohongan.Elara mulai mencintai pria yang seharusnya ia takuti.Namun, di kerajaan yang dibangun di atas sejarah palsu, cinta bisa menjadi kutukan paling mematikan.Sebab ada satu rahasia yang bahkan Kael tidak berani ungkapkan kepada pengantinnya.Raja yang mati seratus tahun lalu bukanlah satu-satunya orang yang seharusnya sudah mati.