Hujan salju mulai turun menyelimuti kota New York dengan penuh rasa yang dingin. Di Mansion mewah, Khalisa berdiri di depan jendela besar, menatap butiran kristal yang jatuh perlahan. Gamis sederhana yang dia kenakan, membuat rasa dingin itu tembus ke tulang-tulangnya. Malam ini dia menantikan sebuah janji dari seorang pria yang menjanjikan kebahagiaan. Arsen berjanji, akan datang malam ini dan memberikan kejutan padanya, memintanya menunggu sampai dia datang. Tiga bulan, batas waktu yang Arsen berikan pada Tuan Bagas telah tiba, Khalisa tau semuanya, ada kesempatan antara dia pria itu. Khalisa sudah memikirkan keputusan apa yang akan dia ambil, melihat bagaimana perjuangan Arsen dan bagaimana kecewanya sang Ayah. tetapi ada satu hal yang membuatnya mengambil keputusan yang menurut

