55

600 Words

Meri menatap layar ponsel dengan rahang mengeras. Jemarinya bergetar saat membuka pesan terakhir dari Tedi yang mengabari bahwa Pras sudah dibawa pulang oleh istrinya. Aya. Ya, Tedi mencari tahu tentang Meri. Pereplmpuan yang menemukan Pras. Tedu tahu persis seluk beluk Meri. Mencari informasi tentang Meri tidaklah sulit. "Pras udah bareng istrinya sekarang, Mer. Dia butuh lingkungan yang bisa bantu dia pulih." Pulih? Meri mendesis pelan. "Kalau bukan karena aku, Pras gak akan selamat dari hutan itu," gumamnya, penuh luka dan amarah. Ia menatap foto Pras yang diam-diam ia ambil selama masa perawatan. Wajah pucat, luka di pelipis, mata kosong ... Tapi saat itu Pras hanya mengenalnya—Meri, satu-satunya orang yang ia lihat saat sadar pertama kali. "Aku yang nyelamatin kamu ... bukan dia,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD