Zalima Cahyaning, janda enam kali yang menikah demi uang, tengah menghitung hari menuju pensiun dari profesinya sebagai istri bayaran. Tapi klien terakhirnya justru orang dari masa lalu—mantan kekasih semasa kuliah, Raden Prajaka Bumi Dirgantara. Tujuan pria itu tak sesederhana kedengarannya: menikahi Zalima selama tiga bulan, demi menjaga reputasi, menghindari sorotan media, dan sebagai “ujian” bagi mantan istri yang telah dia talak dua—sebelum memutuskan rujuk. Namun segalanya jadi rumit ketika luka lama terbuka kembali, strategi keluarga ikut bermain, dan perasaan yang seharusnya mati malah tumbuh perlahan. Kontrak ini mungkin punya tanggal kedaluwarsa. Tapi bagaimana jika cinta kembali datang ... saat semuanya seharusnya selesai? Original story by Hellowol_
"Sejak bertemu kamu, aku tidak pernah tidak menyukai kamu." "I fell first then fell harder." ------ Saki tidak tau jika kepulangannya ke kampung tempat dirinya dibesarkan dengan niat menghadiri pernikahan sepupunya justru menjadi hal paling gila dalam hidupnya. Dia bukannya menjadi tamu undangan namun justru dipaksa menjadi mempelai pengganti karena sepupunya itu menghilang. Hutang itu harus dia bayar. Itulah yang diminta oleh Budenya. Hutang karena sejak kecil dia telah tinggal menumpang di rumah Budenya, dibesarkan juga disekolahkan dengan layak. Budenya selalu menganggap itu adalah hutang yang harus Saki bayar suatu hari nanti, dan hari itu telah datang. Sang Bude memaksa dia menggantikan sementara sepupunya -Putri- dan Sang Bude meminta Saki untuk melepaskan pernikahan itu setelah Putri kembali. Dia tidak mengambil pusing. Dia akan menjalani seperti apa yang diinginkan oleh Budenya. Laki-laki yang menjadi suaminya itu hanyalah titipan. Titipan sampai pemilik aslinya kembali. Dan jika pria itu langsung menceraikannya tidak lama setelah akad terucap, maka itu akan lebih mudah bagi Saki. Tapi nyatanya, semua tidak semudah yang Saki pikirkan, dia pikir pria itu akan segera menceraikannya dan dia bisa menjalani kehidupannya seperti biasa. Nyatanya, pria itu seolah enggan melepaskannya. Membuat Saki bertanya-tanya, apa tujuan pria itu mempertahankan pernikahan mereka yang konyol ini?
Menjalani hidup sebagai bayangan dari kembarannya sendiri membuat Rinai Ayuna lebih akrab dengan luka daripada bahagia. Sejak kecil, dia selalu mengalah untuk Nisara yang diutamakan kebahagiaannya oleh orang tua mereka, sebab Nisara memiliki fisik yang lebih lemah darinya. Bahkan sampai di titik Nisara menginginkan calon suaminya, orang tuanya tega membuat fitnah keji tentangnya agar pernikahan itu gagal dan calon suaminya berpaling pada Nisara. Di titik itu, Ayuna merasa muak dan sekarat oleh jerat takdir yang tidak pernah berpihak padanya. Saat dia seolah siap menyambut kematiannya, pria itu datang, menyelamatkan jiwa Ayuna yang sekarat dan kembali memberinya napas kehidupan kedua. Kehidupan kedua yang penuh dendam dan luka. Namun, pria itu datang dengan tujuan, sebuah kesepakatan tentang pembalasan dendam untuk mereka dengan syarat sebuah pernikahan. Dan Ayuna tidak sadar, jika hidupnya menjadi lebih berbahaya setelah terjerat dalam pernikahan dengan sang taipan. Sebuah permainan berbahaya yang membuat kehidupan keduanya terasa lebih gila.
“Om, kenapa gak nikah? Gak mau main gitu-gituan kah?” celetuk seorang gadis. * “Bisa main sendiri,” balas Arjuna. Carolina, gadis yang akrab disapa Lili itu merasa penasaran dengan tetangganya yang bernama Arjuna. * Karena di usianya yang sudah menginjak tiga puluh lima tahun, tapi masih melajang. Lili menganggap Arjuna adalah seorang gay, sampai suatu kejadian membuatnya yakin bahwa Arjuna adalah laki-laki jantan yang menyukai perempuan. * Karena kejadian itu pula membuat Lili merasa ketagihan atas sentuhan yang Arjuna berikan padanya.
MATURE CONTENT 🔞 Forbidden love alert 18+ (Daily Update!) -- Di kampus, semua orang tahu kalau Alena dan Keandre adalah pasangan idaman. Hubungan mereka hangat, penuh canda dan keserasian, seakan tak ada yang bisa meretakkannya. -- Namun segalanya berubah ketika Alena mengenal Darren—ayah Keandre. Seorang pria matang, tenang, penuh kharisma, yang kehadirannya perlahan mengguncang keyakinan Alena. -- Awalnya hanya percakapan singkat. Lalu tatapan-tatapan yang terlalu lama untuk disebut kebetulan. Hingga suatu malam menjadi awal dari sebuah rahasia yang tak pernah bisa ia tarik kembali. Alena tahu ia sedang bermain dengan api—antara cinta tulus seorang kekasih yang sebaya, dan godaan seorang pria dewasa yang membuatnya kehilangan kendali. -- Sementara Keandre sama sekali tak curiga, wanita yang ia cintai menyimpan rahasia paling berbahaya. Rahasia yang, bila terbongkar, bukan hanya akan menghancurkan hubungannya… tapi juga keluarganya. -- "Bagaimana kalau saya beri tawaran, Alena. Kamu tetap bisa menjadi pacar anak saya… dan saya, bisa menjadi pacar rahasiamu." -- Di balik senyum tenang seorang mahasiswi, tersembunyi cinta terlarang yang tak seharusnya ada.
Suatu hari sebelum pernikahannya, Hansika Kamaniya Lais (29 tahun) menemukan sesuatu yang menghancurkan tiap susunan bahagia masa depannya. Tidak pernah terbesit dalam bayangan sekalipun, jika calon suami, Nando Ruhaan (32 tahun) yang ia cintai tengah bersama sahabat yang ia percayai di tempat tidur sama dalam kondisi paling menjijikan. Malam itu seharusnya berakhir dengan ia yang berhak marah, justru berujung pada satu tragedi besar. Dia pikir sudah mati, tapi ternyata dia kembali. Hingga ia memanfaatkan kesempatan yang ada untuk bertekad membongkar kebenaran dan membalas setiap luka yang dirinya terima. Dan dalam setiap langkahnya, ada Satya Fayez (35 tahun) yang terlibat. Sang pengawal pribadi yang dingin biasa menjaganya, kini perlahan terasa menggoda. Pria yang tak seharusnya membuat hatinya bergetar. Ketika jarak makin memudar, Hansika sadar… bahaya sesungguhnya berasal pada rasa yang tidak seharusnya tumbuh di antara mereka.
WARNING!! KHUSUS PEMBACA DEWASA!! Marsha (25 tahun) mendapati kekasihnya bercinta dengan kakak sepupunya sendiri, Ayumares. Pengkhianatan itu membuat jiwanya ambruk, dia jatuh ke dalam depresi, terapi, dan berbulan-bulan pertemuan dengan psikiater untuk belajar berjalan lagi tanpa rasa hancur. Suatu sore di rumah sakit, Marsha melihat mantan kekasihnya dan sepupunya mendekat ke arahnya. Panik, gemetar, dan tidak ingin terlihat dalam kondisi seterpuruk itu… Marsha melakukan hal paling nekat dalam hidupnya yaitu mencium seorang pria asing agar dua orang itu berbalik arah dan tidak mengenalinya. Dan sialnya, pria itu bukan orang biasa. Dia adalah Laksamana Pertama Kalandra Galuhpati (38), perwira intelijen TNI Angkatan Laut yang terkenal dingin, tajam, dan nyaris tak tersentuh. Seorang lelaki dengan wibawa yang membuat ruangan bergetar, disiplin baja, dan garis tegas pada prinsip maupun hidupnya, dengan julukan Jendral Lautan. Ciuman itu seharusnya menjadi insiden satu detik yang dilupakan… Namun semesta tidak mengizinkan. Serangkaian “kebetulan” mempertemukan mereka lagi dalam tugas jurnalistik Marsha, dalam rumah mewah sang Laksamana, dalam tekanan, ancaman, dan perjanjian pura-pura yang makin lama justru menjerat lehernya sendiri. Kalandra ingin profesional. Marsha ingin lepas. Namun takdir seolah punya selera humor yang kejam, sebab setiap upaya menjauh justru membuat keduanya saling terikat lebih dalam melampaui batas pekerjaan, melampaui batas permainan mereka, dan melampaui pertahanan hati yang selama ini dijaga rapat. Dari ciuman yang tidak sengaja, menjadi hubungan pura-pura… Lalu berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih berbahaya dan tak bisa diingkari. Akankah mereka hancur bersama, atau justru jatuh cinta dalam perang yang mereka mulai sendiri?
Degaira Arini, yang akrab dipanggil Dede, telah bersahabat dengan Arsya Mahendra hampir sepanjang hidupnya. Sejak taman kanak-kanak, mereka tumbuh bersama, dikelilingi oleh orang tua yang juga menjalin hubungan erat. Arsya selalu menjadi sosok yang melindungi, tempat Dede berbagi cerita, menumpahkan keluh kesah, dan menemukan rasa aman.Arsya dan Dede selalu sekolah di tempat yang sama. Sayangnya, kebersamaan itu justru membawa persoalan yang tak pernah Dede rencanakan.Tanpa disadari siapa pun, Dede jatuh cinta pada sahabatnya sendiri. Perasaan itu ia simpan rapat-rapat, memilih diam demi menjaga persahabatan. Sementara Arsya, yang tak pernah menyadari apa pun, terus berganti pasangan hampir setiap tahun dan selalu menjadikan Dede pendengar setia kisah cintanya, bahkan mengenalkannya pada para pacar tersebut.Banyak yang mengatakan, persahabatan antara laki-laki dan perempuan tak akan pernah benar-benar bertahan tanpa perasaan yang terselip. Kali ini, perkataan itu terbukti namun hanya sepihak.Suatu hari, tanpa sengaja, Dede mendengar percakapan Arsya dan gengnya di belakang kantin sekolah. "Eh tapi sudah kau jelaskan sama si Sandra, kan, kalau si Dede itu cuma kawan? Jangan pula kau nanti ribut lagi macam sama si Esti dulu." "Sudah lah. Lagian Dede itu bukan siapa-siapa. Cuma kawan dari kecil aja. Mana mungkin juga aku pacaran sama dia, bukan tipeku. Tomboy kali." "Bah,kalau kau pacaran sama Dede, bisa kau dipiting nanti, sabuk hitam, lho, dia." Tawa mereka menggema, sementara di balik tembok kantin, Dede hanya mampu menggigit bibirnya. Dadanya sesak. Tanti segera menarik tangannya, mengajaknya kembali ke kelas tanpa sepatah kata. Arsya Mahendra bukan sembarang siswa. Ia tampan, populer sebagai kapten Basket, berasal dari keluarga berada. Kedua orang tuanya dokter, bahkan rumah sakit tempat papanya menjabat sebagai direktur merupakan milik keluarga besar mereka. Tak heran jika namanya selalu menjadi incaran gadis-gadis.Namun, hingga kapan Dede sanggup bertahan sebagai sekadar sahabat untuk seorang Arsya Mahendra si playboy tampan dari keluarga Pratomo itu?Dan ketika perasaan yang ia sembunyikan mulai melukai dirinya sendiri, akankah persahabatan itu tetap utuh, atau justru runtuh selamanya?
Delapan tahun lalu, Benjamin Jusuf terpaksa menikahi seorang gadis muda bernama Nina Amari secara siri. Bukan karena cinta, bukan pula karena keinginan. Pernikahan itu terjadi saat Nina terbaring koma, setelah sang ibu—Vivian—dan perawat kakeknya tewas dalam kecelakaan tabrak lari. Ben hanya ingin melindungi Nina agar tidak dikembalikan kepada ayah tirinya yang kasar, lelaki yang hampir melecehkan Nina dan kerap memukuli ibunya. Namun bagi Ben, pernikahan itu tak pernah benar-benar ada. Ia pergi melanjutkan kuliah ke luar negeri, meninggalkan Nina dalam sunyi dan status yang menggantung—istri tanpa peran, tanpa cinta. Waktu berlalu. Ben kembali ke Indonesia bersama kekasihnya, Delia, dan meminta Nina untuk bercerai. Nina menurut. Tapi segalanya berubah ketika Ben mengetahui satu kenyataan pahit: adik kandungnya, Jo, diam-diam mencintai Nina. Cinta itu membuat Prita, istri Jo sekaligus sahabat karib Nina, diliputi cemburu dan ketakutan kehilangan rumah tangganya. Demi mencegah Jo menceraikan Prita dan mengejar Nina, Ben terpaksa rujuk kembali dengan Nina—sekali lagi, bukan karena cinta, melainkan kewajiban. Di saat yang sama, takdir mempermainkan mereka. Nina bekerja di perusahaan yang sama dengan Ben. Tak ada yang tahu status mereka. Dan Ben meminta satu hal: merahasiakan pernikahan siri itu, demi menjaga perasaan Delia. Bagi Nina, itu adalah penjara. Ia lelah menjadi istri yang tak diakui, terkekang oleh ikatan tanpa makna. Ia menuntut kebebasan—dan Ben menolaknya. Pertengkaran pun tak terhindarkan. Di satu sisi, Delia mendesak Ben untuk segera menikahinya secara sah. Di sisi lain, Jo mulai berani mengejar Nina, mengguncang perasaan yang selama ini Nina kubur dalam-dalam. Di antara rahasia, kecemburuan, dan pernikahan tanpa cinta— siapakah yang akhirnya akan dipilih Ben? Istri sirinya yang selalu ia tolak akui? Ataukah perempuan yang ingin ia banggakan sebagai istri sah? Dan Nina… akankah ia kembali pada cinta lamanya, atau justru jatuh cinta pada pria yang sejak awal menolak mengakuinya?
“Kamu pikir ... aku akan jatuh cinta hanya karena kamu menyerahkan tubuhmu padaku? Salah besar, Indira!" * Empat tahun lalu, Adnan Rahadian menceraikan Indira setelah mencapnya sebagai istri murahan—padahal wanita itu rela menyerahkan segalanya demi pernikahan yang tak pernah ia minta. * Kini, takdir mempertemukan mereka kembali.Adnan adalah CEO barunya. Dan Indira? Karyawan yang siap ia singkirkan kapan saja. * Tapi dunia sudah berubah. Indira tak lagi lemah, dan Adnan… tak bisa menolak pesona wanita yang dulu ia buang. * "Kamu boleh buang aku, tapi kamu akan menyesal karena melepaskan yang paling berharga dalam hidupmu." * Apakah Adnan akan menyesal saat tahu apa yang selama ini Indira sembunyikan darinya?