WARNING! Cerita Dewasa 21+ ⚠️ Cinta bukan sekedar soal sentuhan, tapi mampukah cinta tetap bertahan tanpa adanya sentuhan? Renata Lyodra sangat mencintai suaminya, Kris Asher. Namun, Kris tak pernah menyentuhnya sejak mereka menikah. Pria itu selalu beralasan lelah, dan berbagai alasan lainnya. Di satu malam Renata terpaksa memuaskan diri sendiri karena sudah tak tahan 3 bulan diabaikan sang suami. Di saat itu lah tanpa sengaja Ethan Gray, kakak iparnya memergokinya. Sejak hari itu Ethan tak berhenti menggoda Renata bahkan kerap kali mengajaknya bercinta. Mampukah Renata bertahan dari godaan liar nan panas kakak iparnya? Ataukah terhanyut gelora hasrat terlarang penuh gairah yang kakak iparnya tawarkan?
Bagi Paulina Angelica (23), kuliah bukanlah panggilan hidup—itu hanya rutinitas membosankan yang dihadapinya dengan setengah hati. Bolos kelas, mengabaikan peringatan kampus, hingga nyaris mengulang semester bukan lagi hal baru. Namun, dunia Paulina terguncang saat seorang dekan baru, Jagapathi Baskara Wiryodiningrat*(35), hadir dengan aura otoritas yang dingin dan memikat. Tegas, tak tergoyahkan, dan tanpa kompromi, Jagapathi memberi Paulina ultimatum: ubah sikap atau keluar. Dengan niat licik untuk menundukkan sang dekan melalui kecantikannya, Paulina malah membuat kesalahan besar. Secangkir kopi hitam panas yang dia senggol tumpah, membakar selangkanganJagapathi. Sebuah insiden memalukan yang hanya mempertegas ancaman sang dekan untuk mengeluarkannya dari kampus. Namun, malam itu segalanya berubah. Saat Paulina mencoba melupakan masalahnya di klub malam, seseorang menyelipkan obat perangsang ke dalam minumannya. Kini, dalam keadaan setengah sadar dan penuh gairah tak terkendali, Paulina tersesat di tengah malam. Dia hanya mampu meraih satu sosok untuk meminta tolong… dan pria itu ternyata adalah Jagapathi. Apakah sang dekan yang penuh kendali akan menyelamatkan Paulina, atau justru terperangkap dalam godaan liar yang tak terelakkan?
Tama-Nesa —————○● Sejak awal, Annesa bukan wanita yang dipilih untuk Mahatama jadi istrinya. Ia hanya pengganti Anggeni, kakaknya yang kabur di hari pernikahannya dengan Tama dengan alasan hamil oleh pacarnya dan ingin menagih tanggung jawab. Tama menikahi Nesa sebagai gantinya. Tapi lelaki itu bahkan tidak menyentuhnya. Harusnya mereka sudah berpisah jika mengikuti aturan sighat taklik, bukan? Itu pemikiran Nesa sebelum Tama datang dengan wajah cerah setelah rekaman suara dan wajahnya terekspos sebagai wajah dari penulis terkenal Anne Li. Sebuah potongan rekaman yang berisi keluhannya menjadi seorang istri dari lelaki super sibuk itu. Sejak saat itu, Nesa tahu ada yang berubah dari Tama. Lelaki itu mulai mau duduk di ruang makan bersamanya, mengantarkan botol minum saat ia mengerjakan deadline tulisannya, bahkan mengantarnya pergi survei lokasi syuting. Dan bukan hanya itu, film terbaru dari trilogi novelnya tidak jadi dihentikan produksinya. Jadi, tindakan membingungkan macam apa itu? Setelah mengabaikan Nesa di dalam dua tahun pernikahan mereka?
MATURE CONTENT 🔞 Forbidden love alert 18+ (Daily Update!) -- Di kampus, semua orang tahu kalau Alena dan Keandre adalah pasangan idaman. Hubungan mereka hangat, penuh canda dan keserasian, seakan tak ada yang bisa meretakkannya. -- Namun segalanya berubah ketika Alena mengenal Darren—ayah Keandre. Seorang pria matang, tenang, penuh kharisma, yang kehadirannya perlahan mengguncang keyakinan Alena. -- Awalnya hanya percakapan singkat. Lalu tatapan-tatapan yang terlalu lama untuk disebut kebetulan. Hingga suatu malam menjadi awal dari sebuah rahasia yang tak pernah bisa ia tarik kembali. Alena tahu ia sedang bermain dengan api—antara cinta tulus seorang kekasih yang sebaya, dan godaan seorang pria dewasa yang membuatnya kehilangan kendali. -- Sementara Keandre sama sekali tak curiga, wanita yang ia cintai menyimpan rahasia paling berbahaya. Rahasia yang, bila terbongkar, bukan hanya akan menghancurkan hubungannya… tapi juga keluarganya. -- "Bagaimana kalau saya beri tawaran, Alena. Kamu tetap bisa menjadi pacar anak saya… dan saya, bisa menjadi pacar rahasiamu." -- Di balik senyum tenang seorang mahasiswi, tersembunyi cinta terlarang yang tak seharusnya ada.
Zenia Agatha wanita berusia 29 tahun yang baru saja melepaskan kepergian suaminya untuk selama-lamanya. Carlo Ancelotti, lelaki berusia 70 tahun itu meninggal karena serangan jantung dan baru menikah dengan Zenia setahun yang lalu. Karena hutang orang tua Zenia yang begitu menumpuk pada Carlo membuat Zenia terpaksa menikah dengannya. Selama setahun menikah dengan Carlo. Zenia tidak pernah melakukan hubungan intim dengan kata lain Zenia masih perawan sampai saat ini. Namun ternyata hidup Zenia semakin rumit dengan kehadiran, anak tirinya, Matteo Ancelotti, Putra dari mendiang Carlo yang hadir dalam hidupnya dan menuntut Zenia untuk tidak mengharapkan warisan dari Carlo. Namun ternyata bukan hanya warisan yang dituntut oleh lelaki itu; “Kau begitu cantik Zenia, bagaimana kalau kau menjadi pemuas hasrat di ranjangku saja, aku yakin, kau akan ketagihan dan kau tetap hidup mewah dan tidak menjadi gelandangan setelah semua harta ayahku jatuh ke tanganku.” Tutur lelaki berusia 34 tahun itu dengan seringai sinisnya. “Aku tidak akan pernah sudi untuk menjadi—AH! APA YANG KAU LAKUKAN?!” Zenia terkejut ketika Matteo mengukung tubuhnya. “Membuat kau merasa puas dibawahku, sayang.”
“Ah! Pelan, Kak.” gumam Diandra di saat tengah melakukan pergumalan panas di sebuah kamar mewah. “Kamu masih virgin, Diandra?” tanya Victor dengan mata yang terbelalak lebar. Untuk menarik keluar kembali apa yang baru saja ia tanam di dalam diri Diandra tentu percuma. Miliknya sudah masuk setengah, dan ia kini terpaku sembari menatap wajah Diandra yang tak sepenuhnya sadar karena ia mabuk berat. “Apa yang kamu tunggu? Menarik keluar juga percuma... sudah terkoyak. Lanjutkan saja, Kak." gumam Diandra di saat ia melihat wajah Victor yang tampak bimbang. Victor yang tak bisa lagi menahan gelora yang menggebu akhirnya kembali menggauli Diandra. “K–kak," panggil Diandra dengan suara parau, ia sampai memeluk pria yang tengah menghabiskan waktu bersamanya. “Kamu sangat menawan, Diandra. Aku pasti ingin lagi, dan lagi.” balas Victor. *** Malam itu, Diandra tak menyangka akan melakukan hal jauh yang mengubah hidupnya kelak. Ia mengambil keputusan gila setelah adik kandungnya sendiri memohon pada orang tua mereka agar dijodohkan dengan Devan, kekasih Diandra! Dengan alasan kasihan pada sang adik yang sedari dulu memiliki tubuh lemah dan penyakitan, akhirnya kedua orangtua Diandra menyetujuinya. Entah berapa kali dia selalu dituntut jadi sempurna dan selalu mengalah. Yang semakin gila, Devan sendiri rupanya sudah jatuh cinta juga pada gadis manja hingga akhirnya setuju menikah. Pria itu menorehkan luka yang dalam pada Diandra, dan akhirnya Diandra nekat menghabiskan malam bersama Victor — sahabat dari kakaknya. Pria yang dikenal miskin dan pengangguran dan jadi cemoohan keluarga Diandra. Lantas, bagaimanakah bila Diandra tahu, sebenarnya Viktor bukan orang biasa? Victor hanya orang kaya yang bosan dengan hidupnya yang bergelimang harta, sehingga ia memilih hidup seperti orang biasa!
“Om, kenapa gak nikah? Gak mau main gitu-gituan kah?” celetuk seorang gadis. * “Bisa main sendiri,” balas Arjuna. Carolina, gadis yang akrab disapa Lili itu merasa penasaran dengan tetangganya yang bernama Arjuna. * Karena di usianya yang sudah menginjak tiga puluh lima tahun, tapi masih melajang. Lili menganggap Arjuna adalah seorang gay, sampai suatu kejadian membuatnya yakin bahwa Arjuna adalah laki-laki jantan yang menyukai perempuan. * Karena kejadian itu pula membuat Lili merasa ketagihan atas sentuhan yang Arjuna berikan padanya.
“Kita tak seharusnya melakukan ini, Hayes…,” desah Luna, suaranya kini hanyalah getaran lembut yang terperangkap dalam tenggorokannya. Napasnya tercekat, seolah ia baru saja berlari dari sebuah takdir, namun kedua tangannya kini malah menarik Hayes lebih dekat ke dalam bahaya. Ini bukan penolakan, ini adalah permohonan untuk dihancurkan. Hayes meraih rahangnya, ibu jarinya membelai bibir bawah Luna yang sedikit terbuka, memaksa mata mereka bertemu dalam duel tanpa ampun. Senyum tipisnya kejam, membakar janji terlarang. “Jangan berbohong padaku. Aku merasakan panas yang membara di bawah kulitmu, Luna. Setiap denyutanmu adalah pengakuan yang lebih keras daripada semua kata yang pernah kamu ucapkan. Berhenti menjadi orang suci.” “Aku … Tolong .…” Rintihan Luna tercekat, sebuah suara yang melunak menjadi penyerahan total ketika Hayes menunduk dan mencuri udara dari paru-parunya. Pria itu bergerak cepat, jarinya menelusuri batas paling sensitif milik Luna. Sentuhannya adalah api yang mendadak, menembakkan gelombang kejut yang liar melalui urat nadinya, memaksa lengkungan liar pada tulang punggung Luna. Suaranya serak dan berat, sebuah raungan kepemilikan. “Kamu adalah milikku, sekarang. Kamu adalah racun manis yang telah aku incar sejak awal. Aku tidak peduli siapa yang harus kita hancurkan. Aku hanya peduli kamu berada di sini, basah dan hancur, di bawah kekuasaanku.” --- Luna Miles Sterling (22), mahasiswi yang ceria dan polos, tak pernah menyangka persahabatannya dengan Axel Ludwig justru mempertemukannya dengan lelaki yang jauh lebih berbahaya: Hayes Ludwig (45), ayah Axel yang berwibawa, dingin, sekaligus memabukkan. Pertemuan singkat mereka berubah menjadi godaan yang sulit dihindari. Dari tatapan pertama, percakapan sederhana, hingga akhirnya terjerumus dalam hubungan rahasia penuh gairah—hubungan yang bisa menghancurkan segalanya jika terbongkar. Namun, semakin dalam mereka jatuh, semakin kuat badai dari masa lalu Hayes menyeret keduanya. Masa lalu yang penuh rahasia, luka, dan kebenaran pahit—yang bisa menjadi penghalang terbesar bagi cinta mereka. Bisakah Luna dan Hayes bertahan, ketika cinta mereka begitu terlarang tapi juga begitu tak tergantikan? --- Sebuah kisah forbidden romance 21+ dengan gairah membara, rahasia yang mengejutkan, dan cinta yang menantang segalanya. Masukan cerita ini kepustaka kalian, Selamat membaca.
Cerita dewasa 21++ buat yang kuat2 aja bacanya, xixixi Jangan lupa follow, kasih love dan comment yaa, buat semangatin Mak Author. Happy reading Apa jadinya kalau salah antar pesanan membuat Arivy menemukan pekerjaan baru yang lebih menghasilkan? Apa lagi sebagai tambahan biaya kuliah sang adik yang merupakan tanggung jawabnya semenjak mereka menjadi yatim piatu? Tapi itulah faktanya, salah paham membuat gadis belia itu menjadi sugar baby sang konglomerat yang lebih tua sepuluh tahun darinya. “Jadi wanitaku, puaskan aku, dan aku berikan semua yang kamu mau. Tapi jangan jatuh cinta padaku. Aku benci perasaan lemah seperti itu!” Masalahnya, Ivy Adalah wanita biasa yang sulit untuk mengelak dari pesona Bravino. Lelaki tampan galak yang membenci cinta, termasuk yang mencintainya. “Pergi! Kamu sudah melanggar perjanjian kita. Aku gak butuh Perempuan seperti kamu lagi!” “Aku pergi, karena itu maumu. Biarlah aku membawa kenangan manis yang hidup ini untuk aku sendiri dan kamu gak perlu tahu tentang keberadaanya.” Akankah Bravino menyesal dengan menuruti keras kepala juga egoisnya sendiri? Akankah ia menyesal setelah Arivy menjadi milik orang lain yang lebih mau mengakui anaknya? Dan akankah Arivy bisa berbahagia jika bukan bersama Bravino, lelaki pertamanya?
WARNING! 21+ (MENGANDUNG KONTEN DEWASA) Sebulan sebelum pernikahannya digelar, Sara mengalami kecelakaan bersama Bima, calon suaminya. Kecelakaan itu membuat Bima pergi untuk selama-lamanya, meninggalkan Sara serta janin di rahim wanita itu. Sara frustrasi, sampai akhirnya sahabat dari Bima yang bernama Ravi bersedia menggantikan sang sahabat untuk menikahi Sara. Atas dorongan dari keluarga Sara dan keluarga Bima, pernikahan pun resmi digelar tepat di hari yang seharusnya Sara dengan Bima menikah. Namun, Sara tidak pernah menginginkan pernikahan tersebut. Ia kabur pada malam yang seharusnya menjadi malam pertama mereka. Ia bahkan mengirimkan pesan pada pria yang telah resmi menjadi suaminya agar mengajukan pembatalan pernikahan. Setelah lima tahun, Sara dipertemukan kembali dengan suaminya yang ternyata tidak pernah membatalkan pernikahan mereka. Mereka dipertemukan di tempat yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. --- “Maukah kamu menjadi teman tidur saya malam ini?” “A-apa?” “Bukankah … kita seharusnya melakukan malam pertama? Lebih tepatnya malam pertama yang tertunda.”