"Aku akan menyetujui surat perceraian itu. tapi, dengan satu syarat, penuhi kewajibanmu sebagai seorang suami, bukan hanya nafkah lahir, tapi batin juga."Sebuah permintaan yang diajukan Kirana sebagai syarat setuju untuk menandatangani surat perceraiannya dengan Erlangga, suami yang dinikahinya selama satu tahun ini. Karena pernikahan mereka tidak dilandasi rasa cinta, membuat Erlangga tidak pernah menyentuhnya. Tapi syarat itu justru di ajukan Kirana sebagai salah satu keharusan Erlangga jika ingin berpisah dengannya.Apakah Erlangga akan menyanggupinya, melakukan kewajibannya sebagai seorang suami secara utuh lalu setelahnya mereka akan berpisah?Atau, Kirana justru menyimpan rencana lain, yang mungkin akan disesali Erlangga nantinya.
Adrian menceraikan Alifa, kesalahan semalam yang membuat keduanya menikah di usia dini dan akan menjadi orang tua dalam waktu dekat. Sayangnya, janin tidak tumbuh dengan sempurna hingga membuat keluarga Adrian menyarankan untuk menghilangkannya."Karena tidak tumbuh dengan normal, ada baiknya tidak mempertahankan. Kalian masih sangat muda, masa depan masih panjang, berpisah lebih baik dan kembali fokus pada cita-cita."Nalurinya sebagai seorang Ibu tentu tidak goyah, apapun yang terjadi Alifa tetep mempertahankan calon bayinya dengan segala resiko yang akan ditanggungnya tanpa suami.Apakah Alifa berhasil menjadi orang tua tunggal?Bagaimana jika suatu hari Alifa dan Adrian kembali bertemu?
"Tugasmu hanya sampai Hendry kembali normal, jangan pakai perasaan."Kinan menerima tawaran menikah kontrak, hanya sebatas membuat Hendry kembali normal namun rupanya proses untuk merubah seseorang tidaklah mudah jika hati sudah terlibat. Sanggupkah Kinan menyembunyikan hatinya agar tidak melanggar perjanjian yang sudah disepakati?
Dianggap sebagai pengkhianat karena menikah dengan kekasih sahabatnya, bahkan dibenci semua orang tidak lantas mengurungkan niat Disha menikah dengan lelaki pujaan hati. Tahu, apa yang dilakukannya salah dan sangat beresiko, tapi Disha tetap berusaha menjadi istri dari seorang lelaki bernama Hans. Hidup dalam kebencian haya untuk bisa bersanding dengan lelaki yang dicintainya jauh lebih baik, daripada menunggu waktu kematian yang sudah semakin dekat.Apakah Disha berhasil menemukan kebahagiaannya?